Laman

Tampilkan postingan dengan label Anatomi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anatomi. Tampilkan semua postingan

Senin, 19 April 2010

Anatomi Sistem Pencernaan


PENGERTIAN
Saluran pencernaan makanan merupakan saluran yang menerima makanan dari luar yg kemudian mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh.
SUSUNAN SALURAN PENCERNAAN
Mulut
Faring
Osofagus
Ventrikulus / Gaster
Intestinum minor (usus halus)
Intestinum mayor (usus besar)
Rektum
Anus



ANATOMI SISTEM PENCERNAAN
MULUT
Merupakan permulaan dari sal.pencernaan yg tdd :
Bagian luar / vestibula
Bagian dalam / rongga mulut
- sisi-sisinya : tulang maxilaris & semua gigi
- Atas : Palatum
- Dasar : Lingua
- Belakang : Mandibularis yg bersambung dg
pharinx

1. BIBIR
Bibir terdiri dari lipatan-lipatan muskuler yang mengelilingi mulut

Dalam bibir tedapat : M.ORBICULARIS ORIS,
pembuluh darah dan N.Labialis superior & N.Labialis inferior

Struktur ini keluar ditutupi oleh kulit dan kedalam oleh membran mukosa



2.PIPI
Mempunyai struktur yg sama dengan bibir
Otot utama dr pipi adalah M.BUCCINATOR
Fungsi : Menekan pipi kpd gigi – gigi geraham & mendorong makanan ke permukaan gigi
 supaya makanan tetap berada diantara gigi geraham pada saat dikunyah.
Bagian dalam pipi dilapisis oleh mukosa yang mengandung papila - papila

3. GIGI
Geligi ada 2 macam :
1. Gigi sulung
- Tumbuh pd anak usia 6 – 8 bln dan lengkap
pd usia 20 – 24 bln
- Jumlahnya 20 buah : 8 incicivus, 4 caninus,
8 premolar
2. Gigi tetap / permanen
- Tumbuh pd usia 6 – 18 tahun
- Jumlahnya 32 buah : 8 incicivus, 4 caninus,
8 premolar, 12 molar

Bagian dari gigi
1. Corona dentis ( mahkota gigi )
2. Cervix dentis ( leher gigi )
3. Radix dentis ( akar gigi )
- Gigi terbuat dari bahan yg sgt keras“DENTIN”
- Bagian atas dilapisi EMAIL yg lebih keras dentin
- Bagian bawah ditutupi oleh CEMENTUM
- Bagian tengah dentis terdapt PULPARIS yg terdiri
dari jaringan ikat, pembuluh darah dan syaraf

Fungsi gigi :
Incicivus : memotong makanan
Caninus : Memutuskan makanan yang keras
Molar : mengunyah makanan


4. PALATUM
Palatum ada 2 :
Palatum durum ( keras )
Palatum molle ( lunak) yg terdiri dari jaringan fibrosus dan selaput lendir. Ditengah palatum molle menggantung sebuah prosesus berbentuk kerucut yang disebut UVULA
5. LIDAH
Lidah terletak didasar mulut, mrpk organ yg berotot yg dpt bergerak
Fungsi utama : Mendorong makanan ke pharynx sewaktu menelan & mengucapkan kata – kata sewaktu berbicara
Fungsi lain : Mengaduk mekanan, alat pengecap dan merasakan makanan
Lidah dibagi mjd 3 bagian :
- Radix lingua ( pangkal lidah )
- Dorsum lingua ( punggung lidah )
- Apeks lingua ( ujung lidah)

Pada pangkal lidah tdp “EPIGLOTIS”
Punggung lidah bersifat kasar krn adanya “PAPILLAE LINGUAE”
1. Papilla Circumvallata
2. Papilla Foliata
3. Papilla Fungiformis
4. Papilla Filiformis
Ada 4 macam rasa kecapan pada lidah : Manis, asin, asam dan pahit




KELENJAR SALIVA
Ada 3 : K. Parotis, K. Submandibularis,K. Sublinguslis
1. Kelenjar parotis :
- Terbesar diantara kedua kelenjar lainnya
- Terletak didepan bawah telinga kanan & kiri
- Ductus Perotideus menembus M.Buccinator &
dan bermuara dipipi sebelah dalam, berhadapan
molar kedua atas
2. Kelenjar Submandibularis
Terletak dibawah kedua sisi tulang rahang
Duktus submandibularis melintas disebelah dalam nervus lengualis & bermuara di lubang yang terdapat pd satu papil kecil disamping frenulum linguae. Muara ini mudah dilihat bahkan sering terlihat liur yg keluar.
3. Kelenjar Sublingualis
- Kelenjar yg terkecil diantara kelenjar yg lain
- Letaknya dibawah lidah, tepatnay dikanan & kiri frenulum linguae
Fungsi kelenjar Saliva
Mengeluarkan saliva, dimana berfungsi untuk membantu dalam proses pencernaan

FARING
Mrpk organ yg menghubungkan rongga mulut dg esofagus
Terletak dibelakang rongga hidung dan rongga mulut, didepan ruas tulang belakang
Faring dibagi mjd 3 bagian :
1. Nasofaring  bermuara tuba eustachi
2. Orofaring, terletak dibelakang mulut
3. Laringofaring  menghubungkan antara orofaring dengan laring
OSOFAGUS
Mrpk saluran yg menghubungkan antara faring dengan lambung, panjangnya sekitar + 25 cm
Terletak dibelakang trakhea dan didepan tulang punggung. Osofagus menembus diagfragma masuk kedalam abdomen dan menyambung dengan lambung
Lapisan dari osofagus : lapisan Selaput lendir, Lapisan sub mukosa, Lapisan otot melingkar dan lapisan otot memnjang longitudinal

Sistem Pencernaan Lambung

SISTEM PENCERNAAN 2
LAMBUNG
Mrpk bagian dr sal pencernaan yg dpt mengembang
Terletak terutama didaerah epigastrik & sebagian di daerah hipokondrik bagian kiri
Bagian - bagian lambung :
1. Fundus
2. Korpus
3. Antrum pilorus
4. Kurvatura minor
5. Kurvatura mayor


Lambung berhubungan dg osofagus melalui orifisim kardiak & dg deudenum mll orifisium pilorus
Lapisan dr lambung :
1. Lapisan mukosa / selaput lendir
2. Lapisan sub mukosa
3. Lapisan otot : - M. longitudinal
- M. Circulair
- M. Oblique
4. Lapisan serosa
Fungsi lambung
1. Menerima makanan dr osofagus melelui spingter kardiak & menampungnya sementara
2. Mencairkan makanan & mencampurnya dg getah lambung

Getah yg dihasilkan Lambung :
Pepsin  memecah putih telur menjadi asam amino
Renin  sbg ragi yg membekukan susu
HCL  mengasamkan makanan & sbg antiseptik

Sekresi getah lambung
Sekresi getah lambung mulai terjadi pd awal orang makan, bila melihat makanan dan mencium bau makanan maka sekresi lambung akan terangsang



USUS HALUS
Berbentuk tabung dg panjang + 6 m
memanjang dr lambung sampai katub ilioseikum
Bagian dr usus halus :
1. Duodenum
2. Yeyenum
3. Ileum
1. Duodenum
Adalah saluran pertama usus halus dg panjang 25 cm
Berbentuk spt sepatu kuda melengkung kekiri dan kepalanya mengelilingi pankreas
Saluran empedu dan saluran pankreas masuk kedlm duodenum pd suatu lubang yang disebut “ Ampula hepatopankreatiaka / ampula vateri “
Dinding duodenum mempunyai lap.mukosa yang banyak mengandung kelenjar yang berfungsi memproduksi getah intestinum

2. Yeyenum & Ileum
Mempunyai panjang + 6 m, yeyenum + 2- 3 m sedangkan ileum + 4 – 5 m.
Lekukan yeyenum dan ileum melekat pd dinding abdomen posterior yg disebut mesentrium
Sambungan antara yeyenum dan ileum tidak mpy batas yang tegas
Ujung bawah ileum berhubungan dg seikum dg perantara lubang “ Orifisium Ileoseikalis”, deperkuat oleh spingter ileoseikalis & pd bagian ini terdapat Katup valvula ileoseikalis yg berfungsi mencegah cairan dlm kolon asenden masuk kembali ke ileum
Sruktur dinding usus halus
1. Lapisan Mukosa
Tersusun berupa kerutan tetap spt jala yg disebut
“Valvulae koniventes”. Lipatan ini menambah luas permukaan sekresi & absorbsi.
Lap mukosa ini banyak lipatan luberkulin yg bermuara diatas permukaan ditengah – tengah vili
Mukosa muskularis
Serabut – serabut berasal dr sini naik ke vili & dg kontraksi membantu mengosongkan lakteal.
3. Lapisan sub mukosa
Trrdiri atas jar arveolar dab berisi banyak pembuluh darah, saluran limfe, kelenjar.
Dlm duodenum tdp kel disebut “Kel Burner”yg fungsinya mengeluarkan sikret kental alkali yg bekerja melindungi lap duodenum dr pengaruh isi lambung yg asam
4. Lapisan berotot
Terdiri dr 2 lap serabut. Lap dlm terdiri atas serabut longitudinal dan dibawah terdiri atas serabut cirkuler. Dlm kedua lap ini terdapat pembuluh darah, pembuluh limfe & serabut saraf.
5. Lapisan serosa
Terdiri atas peritonuim yg membalut usus dg erat

Fungsi usus halus
Menerima zat – zat makanan yg sudah dicerna untuk diserap melalui kapiler – kapiler darah dan saluran – saluran limfe.

Gerakan – gerakan pd usus halus
1. Gerakan segmental
2. Gerakan pendulum

Empedu
Diperlukan utk pencernaan lemak yg diemulsikan
Sifatnya alkali & membantu membuat makanan yg keluar dr lambung yg asam menjadi netral

Getah Pankreas
Berisi 3 jenis enzim pencernaan :
Amilase  mengubah zat tepung mjd disakarida
Lipase  Memecah lemak menjadi gliserin dan asam lemak
Tripsin  Mencerna protein

Usus besar
Panjangnya + 1,5 m, dimulai dari kantong yg mekar dimana terdapat “Apendix vermiformis” sampai dengan anus.
Appendiks
Bag dr usus yg berbentuk corong, mpy lapisan yg sama dg usus lainnya, hnya pd lap sub mukosa berisi sejumlah besar jar limfe yg berfungsi sbg pertahanan tubuh
Kolon asendens
Panjangnya + 13 cm, terletak dibawah abdomen sebelah kanan membujur ke atas dr ilium ke bawah hati. Dari hati membengkok kekiri, lengkung ini disebut “ Fleksura hepatika”, dilanjutkan sbg kolon tranversum

3. Kolon Tranversum
Panjangnya + 38 cm, membujur dari kolon asendens sampai ke kolon desenden. Disebelah kiri terdapat lekukan “ Fleksura Lienalis”.
4. Kolon desenden
Panjangnya + 25 cm, terletak dibawah abdomen bag kiri membujur dr atas kebawah dr fleksura lienalis sampai kedepan ilium kiri bersambung dengan kolon sigmoid
5. Kolon sigmoid
Merupakan lanjutan dr kolon desenden yg terletak miring, dlm rongga pelvis kiri yg bentuknya menyerupai huruf S, ujung bawahnya berhubungan dg rektum

6. Rektum
Terletak dibawah kolon sigmoid yg menghubungkan usus besar dg anus. Terletak didalam rongga pelvis didepan os sakrum dan os koksigis
7. Anus
Menghubungkan rektum dg dunia luar. Dindingnya diperkuat oleh 3 spinter :
1. Spinter ani internus  bekerja tdk mnurut kehendak
2. Spinter levator ani bekerja tdk menurut kehendak
3. Spinter eni eksternus  bekerja menurut kehendak
Fungsi usus besar
Absorbsi air
Tempat tinggal bakteri E.Coli
Tempat feses