Laman

Jumat, 23 April 2010

Aspek Budaya Dan Etika Keperawatan

Berbuatlah baik pada sesama, maka anda etis, benarkah demikian ?
Kholid. SST. M.Kes
Pengantar

Contoh
Ada teman butuh uang satu juta; sebagai orang baik dan etis, anda serta merta meminjami.
ternyata uang tersbt digunakan untuk judi dan minum-minuman keras, teman anda kalah dan mabuk, sampai rumah teman anda memukuli istrinya karena lambat buka pintu.
Sudah etiskan anda ?


Lebih rumit lagi etika di tempat kerja.
Seorang perawat merawat pasien menerima pemberian dari keluarga pasien
Apakah ini etis ?

Etika dalam pertemuan ini adalah Normative Ethics, yaitu standar moral yang mengatur benar atau salah.
Hukum utamanya menggunakan prinsip normatif klasik;
we should do others what we would want others to do us.

Terdapat tiga pendekatan dalam etika normatif
1. Virtue Theories ( Teori kebajikan)
2. Duty Theories ( Teori Kewajiban)
3. Consequentialist Theorist
(Teori Konsekuensi)
Virtue Theories
Teori ini lbh memberi penekanan pada perilaku baik, sbg suatu kebajikan atau Virtue.
Menurut Plato terdapat empat Cardinal Virtue; Bijak, Berani, sederhana, dan adil.
Fieser (2003) menambahkan: tabah, tulus, mempunyai harga diri, sabar dan dermawan
Duty Theories
Menurut Ross ada 7 kewajiban yang harus dilakukan manusia :
1. Menepati janji
2. memberi ganti rugi jika kita merugikan org lain
3. Berterimakasih kpd orang yg membantu kita
4. tidak menyakiti org lain
5. meningkatkan citra
6. Pengetahuan
7. Ketrampilan pribadi

Ross menyatakan bahwa dimungkinkan akan terjadi konflik kewajiban. Kita harus bijak dalam mengambil keputusan.
Cth.
Direktur yang memecat mhsiswa yang mencuri, jelas menyakiti org lain, tatapi ia telah berlaku adil dan membantu mahasiswa lainnya.
Consequentialist Theorist
Teori ini menetapkan baik buruknya suatu perilaku berdasarkan “analisis harga dan manfaat” atas konsekuensi tindakan.
Jadi suatu aksi scr moral dikatakan benar apabila akibat baik dari aksi tersbt lbh banyak daripada akibat buruknya.
Bila konsekuensi baik lebih banyak dari konsekuensi buruk berarti tindakan kita benar.


Contoh
Alkohol lebih banyak buruknya daripada manfaatnya, org yg tdk minum lbih baik dari pada yg minum alkohol.
pertanyaannya sekarang, memberi manfaat kepada siapa ?
Ada 3 jenis Consequentialist;
1. Ethical egoisme, apabila bermanfaat untuk diri kita
sendiri
2. Ethical Altruisme, apabila mamfaatnya untuk semua
orang, kecuali kita sendiri
3. Utilitarianisme, apabila bermanfaat untuk semua
orang termsk diri kita
Mangapa kita bicara Etika ?
Perawat adalah jabatan profesional yang hrs memenuhi kualifikasi tertentu antara lain; adanya keg intelektual, displin ilmu yang khusus, karien hidup yang permanen, mengutamakan pelayanan, mempunyai wadah organisasi, dan kode etik yang ditaati
Sebagai seorang perawat harus memiliki sikap profesional yang meliputi : Peraturan per-UU, Organisasi profesi, teman sejawat, pemimpin, tempat kerja atau pekerjaan itu sendiri.
Profesional
IF I am a profesional, I must be a professional something but what ?
Untuk menjelaskan profesional, kita dapat merujuk
1. seorang dikatakan profesional apabila
menabdikan diri dengan kompetensi yang
amat tinggi dalam suatu pekerjaan
2. Profesional berarti profesi yang di emban
membthkan ilmu pengetahuan yg luas
atau membthkan peltihan dan ketrampilan
tingkat tinggi.

3. Seorang profesional hrs memenuhi tiga hal :
1) Memiliki pengetahuan, keahlian,
ketrampilan khusus yg tdk dimiliki
profesi lain
2) Memegang teguh nilai-nilai dan
perilaku khas untuk profesi
3) Memiliki ukuran-ukuran/standart untuk
kedua hal tersbt

Tidak ada komentar:

Posting Komentar