Laman

Jumat, 23 April 2010

PEMERIKSAAN FISIK

Tujuan :
1. menentukan masalah kesehatan aktual dan potensial klien
2. menentukan penyebab penyakit dan menentukan penyakit yang diderita klien
klik ini dulu

Manfaat :
1. Deteksi dan dokumentasi perubahan penting kondisi klien. Perubahan kondisi klien bisa cepat dan tidak kelihatan, dan dapat dilihat melalui pengukuran tanda vital dan observasi.
Menetapkan tanda kewaspadaan dini : mengantisifasi kerusakan dan penyimpangan keadaan sebelum adanya diagnostik pasti.


Mengantisifasi masalah : hasil pemeriksaan fisik digunakan untuk perawatan pencegahan
Pemahaman tentang kebutuhan utama dan pengalaman tentang penyakit : akan mengurangi kecemasan dan meningkatkan kesembuhan


SEBELUM PEMERIKSAAN FISIK PERLU RIWAYAT KEPERWATAN
Riwayat keperawatan adalah : kumpulan data mengenai tingkat kesehatan , perubahan pola hidup, peran sosial budaya, reaksi mental dan emosional terhadap penyakit
Tujuan : adalah mengidentifikasi pola kesehatan dan penyakit , faktor resiko kesehatan fisik dan penyimpangan dari normal


Komponen riwayat kesehatan meliputi :
1. Informasi biografi : Nama; tgl lahir; jenis kelamin; status perkawinan
2. Riwayat klien :
Alasan untuk mencari perawatan kesehatan dan pengkajian riwayat kesehatan masa lalu. Meliputi : info timbulnya gejala, lama penyakit, faktor pencetus dan tindakan penyembuhan
Riwayat kesehatan meliputi : penyakit sebelumnya.


3. Riwayat keluarga : Status kesehatan keluarga saat. Dikaitkan keseh klien

4. Riwayat kesehatan lingkungan meliputi : informasi terhadap bahaya cedera dan polutan
5. Riwayat psikososial : Status sossek, nilai kehidupan, kebiasaan sosial, perilaku sexual, koqnitif dan afektif
6. Pemeriksaan fisik meliputi pemeriksaan kepala s/d kaki dari sistem tubuh klien

KETRAMPILAM PEMERIKSAAN FISIK
Inspeksi
Palpasi
Perkusi
Auskultasi

PERSIAPAN PEMERIKSAAN FISIK
PERSIAPAN LINGKUNGAN
Ada tirai penghalang ( untuk RS)
Cahaya cukup
Ruangan yang tenang, ruang kedap suara amat ideal
Atur posisi yang nyaman dengan diberi bantal kecil pada kepala
Bila posisi terlentang naikkan kepala tempat tidur ±30ยบ
Ruangan cukup hangat
PERALATAN DAN BAHAN PEMERIKSAAN FISIK

1. Format pemeriksaan fisik dan pulpen
2. Kartu snellen
3. Senter
4. Tensi meter
5. Stetoskop
6. Timbangan BB
7. Pengukur TB
8. Termometer

PERSIAPAN FISIK KLIEN
Pastikan kenyaman fisik klien sebelum pemeriksaan fisik, apa ingin BAB/BAK
Pastikan klien berpakaian dengan baik
Pastikan klien tetap hangat.

SURVEY UMUM
Adalah Observasi penampilan dan perilaku umum klien , mengukur tanda vital, BB dan TB, antropometri meliputi : kepala, dada, lengan atas, abdomen.
PESIAPAN KLIEN
Posisi duduk/berdiri
Melepas sepatu/pakaian yang tebal

RIWAYAT
Tanyakan TB/BB saat ini, apa ada perubahan BB
kaji riwayat pemasukan dan pengeluaran cairan
Minta klien menjelaskan apa saja yang telah dimakan selama 24 jam sebelumnya
Tanyakan alasan mencari pertolongan
TEHNIK PENGKAJIAN
KAJI ULANG PENAMPILAN DAN PERILAKU UMUM KLIEN :
Jenis kelamin , mempengaruhi tipe pengkajian dan bagaimana pengkajian dilaksanakan
Tanda distres : seperti nyeri, sulit nafas
Tipe tubuh : langsing, gemuk, kurus
Postur : merosot, tegak atau bongkok

Pergerakan tubuh : tremor extrimitas, imobilitas extrimitas
Hygine dan kerapian : amati kulit, rambut, kuku , dan cara berpakaian
Bau badan : bau badan tidak enak hygine yang tidak baik
Minat dan afek. Afek ; perasaan seseorang tentang penampilan terhadap orang lain. Minat (moot) ; expresi verbal maupun non verbal
Bicara : normal, pelan atau cepat


PENGUKURAN BB DAN TB
Kalibrasi timbangan pada titik nol
Klien berdiri tegak diatas timbangan, naikkan tangkai logam yang menonjol pada timbangan ke atas kepala klien
MENGUKUR TANDA VITAL
Tekanan darah
Respirasi
Nadi
Suhu tubuh

PENGUKURAN ANTROPOMETRI
Lingkar lengan atas (LILA)
Dada
Kepala
Abdomen

Lingkar kepala bayi : 31 – 37 cn
Lingkar dada bayi : melebihi lingkar kepala ± 2,5 cm
Lingkar dada 1-2 th sama dengan lingkar kepala
Lingkar dada 3-4 th 5-7 cm lebih kecil dari lingkar kepala

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar